skip to Main Content
021 2788 3570 contact@npp-asia.com

Model Penerapan Cloud Computing

Model Penerapan Cloud Computing

Saat ini perkembangan teknologi semakin cepat dan cloud computing hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Seperti yang kita ketahui, cloud computing merupakan resource IT yang dapat di delivered atau diakses melalui internet dengan model pricing on-demand (sesuai kebutuhan). Dengan adanya cloud computing, sebuah perusahaan tidak perlu lagi membeli server secara fisik, termasuk instalasi dan mengkonfigurasi perangkat mereka, dimana hal tersebut cukup memakan waktu. 

Dengan demikian, tidak diperlukan lagi personil IT yang memiliki kemampuan khusus terkait infrastruktur seperti maintenance dan melakukan capacity planning pada perangkat, karena hal tersebut telah tergantikan dengan solusi cloud computing. 

Seiring dengan semakin populernya cloud computing, beberapa strategi dan model penerapan cloud computing telah muncul untuk membantu memenuhi kebutuhan yang spesifik di berbagai customer. Di setiap jenis layanan pada cloud computing dan metode penerapannya, dapat memberikan berbagai tingkat kontrol, fleksibilitas, dan manajemen di setiap layanan. 

Berikut ini merupakan tiga jenis model layanan di cloud computing: 

  • Infrastructure as a Service (IaaS)
    Infrastructure as a Service atau biasa disebut IaaS, merupakan jenis cloud computing yang berisikan pondasi Infrastruktur yang menyediakan akses ke fitur jaringan, komputer (baik virtualisasi atau pada perangkat keras khusus), dan media penyimpanan data. IaaS memberikan tingkat fleksibilitas tinggi dan kontrol pengelolaan tertinggi atas resource IT yang digunakan dalam cloud computing.
  • Platform as a Service (PaaS)
    Platform as a Service atau biasa disebut PaaS, dimana solusi ini dapat menggantikan kebutuhan tim IT untuk mengelola infrastruktur IT yang menjadi pondasi (biasanya perangkat keras dan sistem operasi), sehingga developer aplikasi dapat lebih fokus pada penerapan dan pengelolaan aplikasi. Tentunya solusi ini akan sangat membantu customer menjadi lebih efisien, karena tidak lagi khawatir mengenai pengadaan perangkat, capacity planning, dan pemeliharaan pada sistem operasi, serta dapat mengurangi pekerjaan pada level teknis di sisi infrastruktur IT.
  • Software as a Service (SaaS)
    Software as a Service yang dikenal SaaS, merupakan produk cloud berupa aplikasi atau perangkat lunak  siap pakai. Dengan SaaS kita tidak perlu lagi memikirkan adanya biaya maintenance untuk mengelola infrastruktur IT karena semua sudah dikelola oleh penyedia layanan SaaS. Kita sebagai pengguna,hanya perlu memikirkan bagaimana perangkat lunak atau aplikasi itu digunakan.

Pada 3 model penerapan cloud computing di atas, bisa disimpulkan seperti gambar hirarki piramida di bawah ini, yaitu semakin mengerucut ke atas, maka semakin berkurang juga biaya dan tugas untuk pemeliharaan atau pengelolaan terhadap infrastruktur IT yang mendasarinya. Bahkan, dengan solusi cloud computing ketersediaan layanan IT akan semakin handal dan terjamin. 

Dengan 3 model penerapan cloud computing di atas, maka secara fundamental mengubah cara perusahaan beroperasi, bertransformasi ke era digital.  Seperti yang disampaikan sebelumnya bahwa organisasi atau perusahaan yang dulunya memiliki kebutuhan perangkat dan personil IT yang bisa melakukan beberapa tahapan seperti pengadaan, instalasi, serta konfigurasi perangkat sampai bisa digunakan, dengan solusi cloud computing bisa mendeliver kebutuhan tersebut secara cepat dan tepat.

Berikut ini adalah 3 (tiga) keuntungan dari cloud computing dibawah:

  • Agility: Kemudahan akses yang diberikan pada cloud computing ke berbagai teknologi, memberikan solusi lebih cepat dalam membangun apa yang diinginkan. Kecepatan dalam penyediaan resource IT yang dibutuhkan mulai dari layanan infrastruktur IT, komputasi, media penyimpanan, dan basis data. 
  • Elasticity: Dengan cloud computing, tidak perlu lagi menyiapkan resource berlebihan di awal sebagai capacity planning untuk mengatasi aktivitas bisnis yang meningkat di kemudian hari. Cukup hanya dengan menggunakan resource sesuai dengan yang dibutuhkan saat ini. Dengan benefit ini, kita dapat meningkatkan atau menurunkan resource juga kapasitas secara instan dan cepat sesuai dengan perubahan kebutuhan.
  • Cost Saving: cloud computing memungkinkan kita untuk mengganti biaya perawatan pada level infrastruktur IT seperti anggaran Data Center dan pemeliharaan Server Fisik, dimana hal tersebut dapat digantikan dengan biaya variabel, dan membayar hanya untuk resource IT yang digunakan (pay-as-you-go). Biaya variabel akan lebih rendah dibandingkan dengan apa yang harus dibayar jika anda mengurusnya sendiri dengan acuan skala ekonomi.

NPP merupakan partner dari beberapa cloud provider besar, yang dapat mendukung pelanggan kami untuk mencapai ke era transformasi digital.  NPP juga dapat membantu memberikan konsultasi solusi terbaik atas kebutuhan pelanggan untuk mencapai 3 poin dari benefit penerapan cloud computing diatas.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kami di contact@npp-asia.com

Penulis :

Jani Sabtriadi

Infrastructure Consultant PT Niagaprima Paramitra

Refensi : 

  1. Ebook – Architecting on AWS student Guide version 5.0
  2. https://www.liquidweb.com/kb/saas-paas-iaas/
  3. https://aws.amazon.com/types-of-cloud-computing/?nc1=h_ls

 

WhatsApp chat